Sabtu, 31 Agustus 2013

Buku Horror Bis Malam Penasaran 

Malam Jum’at. Rei berada di bis malam menuju Jakarta dari Surabaya. Saat bis tersebut berhenti di sebuah terminal, tiba-tiba ada seorang kakek tua renta sambil memegang tongkat naik dan menawarkan buku-buku bacaan pada semua penumpang. Sesampainya di kursi Rei: “Bukunya nhaaaak? Ada macam-macam nih. Buku silat, cinta-cintaan, agama, Seram, Primbon jodoh, Kamus lengkap, resep makanan, dan lain-lain”, ujar sang kakek merintih…

Rei yang lagi bengong, kaget. “Hmm, ada buku misteri atau horror, gak?”, sambil ngupil. “Okhh suka cerita horror, yaaaah?”, jawab si kakek. “Kebetulan sisa satu. Pas lagi ceritanya. Tentang bis yang ditinggali banyak arwah penasaran. Judulnya ‘Bis Malam Penasaran’. Serem banget pokoknya.”

“Boleh juga tuh. Berapa harganya?” “Seratus lima puluh ribu, nak” “Walah, mahal bener harganya, kek”. “Ya namanya juga buku bagus. Best seller. Semua yang baca buku ini kabarnya sampe syok loh waktu baca endingnya. Ada yang pingsan, kesurupan, guling-gulingan, sampe ada yang minta jodoh”, si kakek berpromosi ala sales panci.

Rei pun akhirnya mengalah. Uang Rp 150.000 berpindah tangan. Entah kenapa, tepat pada saat ia menyerahkan uang tersebut ke kakek tua, tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar. Angin pun terasa mulai bertiup kencang. Si kakek buru-buru melangkah turun ke bis, namun tiba-tiba berhenti dan menolehkan wajahnya pelan-pelan ke arah Rei. “Nhhak…”, ujarnya lirih, “apa pun yang terjadi, harap JANGAN BUKA HALAMAN TERAKHIR ya. Ingat, apapun yang terjadi. Kalau tidak nanti kamu akan menyesal dan saya tidak mau bertanggung jawab.”. (tring) tiba-tiba kakek itu ilang (ya’ealah. Kan udah turun lewat pintu belakang)

(deg, deg, deg) Jantung Rei berdegup kencang. Saking takutnya, ia bergetar membuka buku tersebut. Singkat cerita, dua jam kemudian, sekitar pukul satu malam, Rei selesai membaca seluruh buku tersebut. Kecuali halaman terakhir tentunya. Dan memang benar seperti yang dikatakan si kakek penjual, buku itu benar-benar menegangkan dan menyeramkan. Di luar bis yang melaju kencang, hujan turun dengan derasnya. Kilat menyambar bergantian dan terkadang terdengar suara guruh yang menggelegar. Sejenak Rei melihat berkeliling dan ternyata semua penumpang sudah terlelap. Bulu kuduknya terasa merinding.

“Baca halaman terakhirnya gak yah?”, pikir Rei bimbang. Antara penasaran dengan rasa takut berbaur menjadi satu. Di luar jendela malam tampak makin gelap. “Ah sudahlah, sekalian aja. Nanggung!”

Dengan tangan gemetar ia pun membuka halaman terakhir dari buku tersebut secara perlahan… Dan akhirnya tampak sebuah lembaran kosong dengan sepotong label di bagian pojok kanan atas. Sambil menelan ludah, Rei membaca huruf demi huruf yang tercantum:

Bis Malam Penasaran
Terbitan CV. Buku Horror Garing

Harga Pas: Rp 15.000,-

HAH???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar